First blog post

Istimewa

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Iklan

pelaut indonesia merana

selamat malam saudaraku…kita hidup dihadapkan dengan pilihan dan akan memilih sesuai keinginan hati wlo terkadang melenceng dari keinginan hati…

seperti saya sekarang profesi sebagai pelaut dan sudah hampir 20th hidup dan bekerja sebagai pelaut entah awalnya bagaimana yg pasti kebutuhan keluarga terpenuhi ketika kita bekerja apalagi yg berkecimpung dengan dollar semua keinginan bs terwujud,beda dengan pelaut2 yg berkecimpung dilaut lokal yang notabene hanya bisa bertahan memenuhi sesuap nasi buat keluarga,disini dilaut indonesia tercinta begitu banyak pelaut yg merana dengan gaji mereka yg tidak oantas dibilang pelaut karena 24jam kerja 30hr dlm sebulan tidak wajar hanya digaji sperti kerja Pt didarat UMR yg kerja cuma 8 jam kalau lebih dari itu dihitung overtime,entah harus memgeluh sama siapa,setiap 5th kami harus update ijasah dan sertifikat yg membutuhkan tidak cukup hanya 10jt,begitulah saudaraku pelaut sekarang tidak sehebat pelaut jaman dulu pelaut sekarang penuh dengan tantangan yang hasil tidak meyakinkan

salam hormat dari penulis

semangat indonesia

*NASEHAT YG MENYEJUKKAN*
Oleh : Emha Ainun Nadjib
Dalam suatu forum saya bertanya, ”Apakah anda punya tetangga ?”
Dijawab serentak, “Tentu punya”
“Punya istri enggak tetangga Anda ?”
“Yaa, punya doong”
“Pernah lihat kaki istri tetangga Anda itu ?”
“Secara khusus tak pernah melihat” kata hadirin di forum,
“Jari-jari kakinya lima atau tujuh ?”
“Tidak pernah memperhatikan”
“Body-nya sexy atau enggak ?” 
Hadirin tertawa lepas.
Dan saya lanjutkan tanpa menunggu jawaban mereka,  “Sexy atau tidak bukan urusan kita, kan ?”
Tidak usah kita perhatikan, tak usah kita amati, tak usah kita dialogkan, diskusikan atau perdebatkan. 

Biarkan saja.
Keyakinan keagamaan orang lain itu yaa ibarat istri orang lain. 

Ndak usah diomong-omongkan, ndak usah dipersoalkan benar salahnya, mana yang lebih unggul atau apa pun. 
Tentu, masing-masing suami punya penilaian bahwa istrinya begini begitu dibanding istri tetangganya, tapi cukuplah disimpan di dalam hati.
Bagi orang non-Islam, agama Islam itu salah. 

Dan itulah sebabnya ia menjadi orang non-Islam. 
Kalau dia beranggapan atau meyakini bahwa Islam itu benar, ngapain dia jadi non-Islam ? 
Demikian juga, bagi orang Islam, agama lain itu salah. 
Justru berdasar itulah maka ia menjadi orang Islam.
Tapi, sebagaimana istri tetangga.  Itu disimpan saja di dalam hati, jangan diungkapkan, diperbandingkan atau

dijadikan bahan seminar atau pertengkaran.
Biarlah setiap orang memilih istri sendiri-sendiri dan jagalah kemerdekaan masing-masing orang untuk menghormati dan mencintai istrinya masing-masing, tak usah rewel bahwa istri kita lebih mancung hidungnya karena Bapaknya dulu sunatnya pakai calak dan tidak pakai dokter, umpamanya.
Dengan kata yang lebih jelas, teologi agama-agama tak usah dipertengkarkan, biarkan masing-masing pada keyakinannya.
Sementara itu orang muslim yang mau melahirkan padahal motornya gembos, silahkan pinjam motor tetangganya yang beragama Katolik untuk mengantar istrinya ke rumah sakit. 
Atau Pak Pastor yang sebelah sana karena baju misanya kehujanan, padahal waktunya mendesak, ia boleh pinjam baju koko tetangganya yang NU mau pun yang Muhamadiyah. 
Atau ada orang Hindu kerjasama bikin warung soto dengan tetangga Budha, kemudian bareng-bareng bawa colt bak ke pasar dengan tetangga Protestan untuk kulakan bahan-bahan jualannya.
Tetangga-tetangga berbagai pemeluk agama, warga berbagai parpol, golongan, aliran, kelompok atau apa pun, silakan bekerja sama di bidang usaha perekonomian, sosial,

kebudayaan, sambil saling melindungi koridor teologi masing-masing.
Bisa memperbaiki pagar bersama-sama, bisa gugur gunung membersihi kampung, bisa pergi mancing bareng, bisa main gaple dan remi bersama.
Bisa ngumpul nge WA, BB-an & Facebookan,.. & media sosial lainnya,.. bersama.
Tidak ada masalah lurahnya Muslim, cariknya Katolik, kamituwonya Hindu, kebayannya Gatholoco atau apa pun.
Jangankan kerja sama dengan sesama manusia, sedangkan dengan kerbau dan sapi pun kita bekerja sama nyąngkul dan olah sawah. 
Itulah lingkaran tulus hati dengan hati.
Semoga… kita makin sadar akan pentingnya Toleransi… Solidaritas & Kerukunan.  

Bahwa semuanya itu indah nan Fitri… !!!
Tolong diforward ke sahabat dan saudara2 kita, agar timbul ketenangan dan kedamaian.
*Damai itu indah dan menyejukkan*

tickeing agency dimas jaya sentosa

ketika kita sibuk dengan dunia pekerjaaan dan ingin pergi wisata atau silaturahmi dengan keluarga, kita membutuhkan membutuhkan tiket baik pesawat ataupun kereta api ketika kita jalan2 ke jawa atau sumatra untuk mencari tiket dengan agen dibatam yg sudah pengalaman silahkan bapak/ibu/mas/abang/mba/kakak hubungi agen tiket kami di batam center atau bs hubungi no online kami 081277117051(yuna) kami reservasi online jd saudara bisa dengan sms/tlp dengan memberitahu tujuan kami akan berusaha semaksimal mugkin untuk membantu saudara untuk mendapatkan tiket yang diinginkan